Sabtu, 25 Februari 2012

Membuat file koneksi PHP ke MySQL

MySQL sering disebut orang dengan sebuah software sistem manajemen basis data, (Database Management System) atau DBMS yang dapat digunakan secara multithread, multi-user. Software ini telah terinstall di jutaan aplikasi di seluruh dunia. MySQL berlisensi GNU General Public License (GPL), dapat digunakan secara gratis (software Gratis).
   PHP merupakan bahasa pemrograman / bahasa skrip yang dapat di integrasikan ke dalam HTML, merupakan software pemrograman yang banyak dipakai aplikasi pemrograman berbasis web, seringnya web dinamis.
   PHP juga memungkinkan digunakan untuk membangun sebuah CMS. Koneksi antara PHP dan Mysql sangat diperlukan. Banyak telah dibahas mengenai koneksi ini. namun alangkah baiknya jika konsep dibawah ini dapat mencerahkan tentang koneksi keduanya. sebuah dile atau script dibawah ini digunakan untuk menghubungkan ke database. File ini digunakan ketika aplikasi ita pertamakali akan berhubungan dengan database, dalam hal ini mysql. File tersebut disimpan dalam sebuah file, misalnya dengan nama koneksi.php. Cara membuatnya dimana…??? ya tentunya dengan php editor atau notepad. script filenya sebagai berikut :



<?php

$host = 'localhost';
$user = 'root';
$pass = '';
$db = 'databasekita';
mysql_connect($host,$user,$pass) or die("Gagal Koneksi ke mysql".mysql_error(); mysql_select_db($db)or die ("database tidak ditemukan");
?>

disimpan dengan nama koneksi.php atau semau kamu,

Berikut adalah keterangan dari skrip diatas:

$server = ”localhost”; 
Adalah membuat variabel bernama $server yang isinya adalah alamat server kita, jika kita masih menggunakan server lokal, atau sering disebut localhost, maka kita tinggal mengisinya dengan localhost. tetapi jika file website kita sudah di upload ke hosting maka kita perlu mengubah alamat host kita / localhost menjadi alamat domain kita, misalnya www.alamatkita.com
 
$username =”root”;
Kita membuat variabel atau tempat untuk menyimpan data yang isinya adalah username mysql kita, secara default username yang ada pada mysql adalah "root", tetapi jika di hosting kita harus mengisi variabel username dengan username yang sudah kita daftarkan pada saat kita membuat database di hosting. 

$password =””;
Kita membuat variabel untuk menampung password database kita, default password yang ada pada mysql local kita adalah "" (kosong), tetapi jika kita sudah membuat database di hosting kita wajib memberi password.

$db = ”databasekita”; 
kita membuat variabel bernama variabel db, dan digunakan untuk menampung nama database kita.

mysql_connect($server,$username,$password) or die (”gagal konek ke mysql”.mysql_error());

disinlah inti dari koneksi kita yaitu pada skrip
mysql_connect() : adalah fungsi untuk mengkoneksikan database mysql kita dengan php,
kemudian yang ada dalam kurung isinya adalah 3 variabel yang sudah kita buat diatas, yaitu variabel $server, $username, dan $password, 3 variabel inilah yang kita masukan dalam fungsi mysql_connect ini.
or die () : adalah fungsi yang digunakan jika mysql kita tidak terkoneksi maka akan menampilkan teks "Gagal koneksi ke mysql" dan ditambah dengan pesan error yang didapat dari fungsi mysql_error();

mysql_select_db($db) or die (”database tidak ditemukan");
fungsi mysql_select_db adalah fungsi di php yang digunakan untuk menentukan database yang ingin kita gunakan. dan dalam hal ini database kita misalnya adalah "databasekita", dan itu sudah kita masukan ke dalam variabel $db, jadi kita hanya tinggal memanggil nama variabel. dan fungsi or die() adalah mengecek jika database tidak ada maka akan menampilkan teks "database tidak ditemukan".

semoga bermanfaat dan jika ada kesalahan atau kekurangan dalam penulisan harap langsung memberi tahu melalui contact us.

Terimakasih.

1 komentar:

  1. Jika berkenan mampirlah ke blog aku juga yah.... klik disini jangan lupa komentarnya di bawah posting :) Trims..

    BalasHapus

 

Quotes

Succes is my Right..!